September 20, 2016

8 Jenis Pola Dasar dan Warna Dasar Pada Bulu Kucing Yang Harus Kamu Tahu!


8 Jenis Pola Dasar dan Warna Dasar Pada Bulu Kucing Yang Harus Kamu Tahu!

Kucing sudah sangat umum menjadi binatang peliharaan dirumah. Banyak hal yang menjadi daya tarik dari kucing. Mungkin dari sifat manjanya, bentuknya yang lucu, ataupun warna bulunya yang indah. Jika kamu seorang yang awam dan sedang membaca artikel tentang kucing, mungkin kamu akan bingung saat kamu berada pada bagian pola dan warna bulu pada kucing. Karena istilah-istilah pola warna pada bulu kucing yang sedang dibahas tidak familiar untuk kamu. Disini Akira akan menjelaskan tentang 8 Jenis Pola Dasar dan Warna Dasar Pada Bulu Kucing yang tentunya harus kamu tahu.


Kucing memiliki 4 warna dasar, yaitu:
- Black (hitam)
- White (putih)
- Chocolate (istilah untuk coklat / brown)
- Red (istilah untuk kuning tua atau #fd8a48)


Terdapat juga beberapa warna turunan yang didapat dari warna dasar, yaitu:
- Blue (istilah untuk abu-abu)
- Lilac (istilah untuk coklat muda)
- Fawn (warna yang lebih terang dari lilac)
- Cream


Selain dari warna-warna yang kita bahas di atas, kucing juga mempunyai beberapa pola (pattern) dasar yang berbeda pada bulunya, antara lain:


1. Solid (satu warna)

Kucing dengan warna solid hanya memiliki satu warna yang tersebar di seluruh tubuhnya. Banyak contoh warna solid pada kucing misalnya blue solid, black solid, white solid, red solid, dan cream solid.


2. Bicolor (dua warna)

Bicolor adalah pola warna pada bulu yang terdiri dari perpaduan 2 warna, dengan komposisi warna yang rata-rata seimbang antara satu warna dengan warna yang lain. Beberapa contoh bicolor yaitu black & whtie, blue & white, red & white, cream & white, dan sebagainya.


3. Van Bicolor

Walaupun sama-sama memiliki 2 warna, tetapi van bicolor berbeda dengan bicolor. Perbedaannya terletak pada komposisi warnanya. Pada van bicolor, kucing akan memiliki warna putih yang dominan, dan hanya sedikit warna lain yang berbeda. Biasanya warna lain itu hanya terletak di daerah sekitar telinga, dan pada bagian ekor.


4. Tabby / Tiger Color

Pola warna tabby digambarkan dengan loreng atau belang seperti harimau, tetapi tidak beraturan. Warna tabby yang paling umum dan banyak ditemui adalah red tabby dan grey tabby.


5. Colorpoint

Colorpoint adalah warna yang terdiri dari warna solid dan tabby. Kucing dengan pola warna colorpoint akan memiliki warna solid pada tubuhnya (umumnya warna cerah), dengan dilengkapi dengan warna tabby (warna yang lebih gelap) pada bagian wajah, telinga, kaki, dan ekor. Banyak ras kucing yang mempunyai pola warna colorpoint contohnya birman, bainese, ragdoll, dan tonkinese.


6. Maltese

Maltese adalah warna bayangan atau dilusi. Contohnya seperti warna hitam yang mengarah ke biru-biruan, warna red yang mengarah ke cream atau abu-abu.


7. Tortoiseshell / Tortie / Brindled / Calico

adalah pola warna bulu pada kucing yang terdiri dari 3 warna campuran yang berbeda, yang umumnya terdiri dari warna red solid, black, dan cream. Pada tortie, dari ketiga warna yang berada pada bulu, tidak ada satupun warna yang menjadi warna dasar, karena semua warna tercampur merata dan acak pada seluruh tubuh kucing.


8. Spotted (tutul)

Pola warna tutul agak jarang ditemukan untuk kelas kucing domestik yang umum kita pelihara. Pola warna tutul terdiri dari warna solid dan dihiasi dengan tutul (bintik-bintik hitam/gelap) diseluruh tubuh kucing. Umumnya pola warna tutul terdapat pada beberapa ras kucing eksotis yang memiliki harga yang cukup tinggi. Contohnya egyptian mau dan savannah.


         Itulah beberapa warna dan pola dasar pada bulu kucing. Walaupun sebenarnya masih banyak lagi pola-pola turunan yang berasal dari pola dasar. Bagaimana? Sudah bisa menentukan pola warna apa yang dimiliki oleh kucing yang kamu pelihara? Atau kamu ingin mengadopsi kucing dengan pola warna tertentu yang kamu suka?
 
author: Akira Asayami

3 Comments